Ramadhan
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا
كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang
beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Q.S.
al Baqarah [2]:183)
M
|
ungkin ayat di
atas adalah ayat yang sering kita dengar ketika kita akan memasuki bulan suci
Ramadhan. Bulan di mana banyak orang berlomba-lomba untuk beribadah karena di
bulan ini ganjaran kebaikan dilipatgandakan, ampunan dilimpahkan, dan banyak
keuntungan yang bisa didapat jika kita bekerja keras dalam beribadah di bulan
Ramadhan.
Beberapa ibadah mungkin langsung terbersit dibenak ketika kata
Ramadhan disebutkan. Shaum, tarawih, tadarus al Qur’an, sahur mungkin adalah
ibadah yang langsung terbersit dipikiran kita semua. Beberapa orang memiliki
strategi supaya bisa menghabiskan bulan Ramadhan semaksimal mungkin. Ada orang
yang memiliki target khatam membaca al Qur’an selama Ramadhan, tarawih tidak
pernah bolong, shaum selalu finish sampai maghrib, juga tidak lupa di sepuluh
malam terakhir ada potensi untuk kita mendapatkan keistimewaan malam
Laylatul Qadr dengan cara beri’tikaf.
Bulan Ramadhan adalah bulan turunnya al Qur’an. Turunnya al Qur’an
di bulan Ramadhan tidaklah menjadi sebuah perdebatan, tetapi yang menjadi
perdebatan adalah kapan tanggal pastinya turun al Qur’an tersebut. Banyak
sekali orang yang memperdebatkan. Mulai dari orang yang menganggap turunnya al
Qur’an ini pada tanggal 17 Ramadhan, ada pula yang menyebutkan pada tanggal 27.
Tetapi nabi Saw. hanya mengisyaratkan bahwa malam Laylatul Qadr (yang
di mana mala tersebut adalah malam turunnya al Qur’an) berada di sepuluh malam
terakhir bulan Ramadhan, maka logis jika kita mengatakan bahwa tanggal 27 bisa
menjadi tanggal yang kemungkinan besar adalah waktu ketika al Qur’an
diturunkan.
Sebenarnya ada hikmahnya ketika malam Laylatul Qadr tidak
disebutkan secara pasti kapan waktunya, yaitu supaya kita tidak beribadah di
waktu pasti turunnya saja (semisal tanggal 23 saja), tetapi kita juga beribadah
di hari-hari lainnya, dengan begitu potensi kita mendapat pahala yang bagus
menjadi lebih besar.
Bulan ini juga sering dikatakan sebagai bulan pendidikan. Kita tahu
bahwa ibadah shaum wajib itu dilakukan pada bulan Ramadhan. Dan sebagaimana
ayat yang telah tersebut di atas, esensi dari shaum wajib ini adalah supaya
menjadikan kita orang-orang yang melakukan taqwa.
Sadari di sini bahwa kita pada bulan Ramadhan ini dididik supaya melakukan
taqwa, belum dididik menjadi orang yang bertaqwa dalam arti istiqomah dalam
bertaqwa. Lalu bagaimana supaya kita bisa termasuk orang-orang yang istiqomah
dalam bertaqwa?
Pendidikan wajib yang kita enyam selama 12 tahun tentunya memiliki
tujuan. Terlepas dari tujuan pemerintah, pastinya kita memiliki tujuan ideal
masing-masing kenapa kita mengikuti pendidikan tersebut. Kebanyakan orang
mungkin ingin ilmunya selama 12 tahun tersebut dapat diaplikasikan langsung
pada pekerjaan atau kehidupan sehari-hari. Mungkin itu alasan kenapa kebanyakan
orang membenci matematika karena memang matematika beberapa subjeknya (mungkin
hampir semua subjek) tidak kita temukan di kehidupan sehari-hari.
Jika kita katakan bulan Ramadhan sebagai bulan pendidikan, lalu
kita ibaratkan pendidikan tersebut sama halnya dengan pendidikan wajib yang
kita enyam, tentunya kita ingin pendidikan di bulan Ramadhan bisa diaplikasikan
di bulan-bulan lainnya. Kalau tidak ya berarti kita menganggap subjek yang kita
pelajari di bulan Ramadhan itu tidak berguna seperti halnya matematika.
Jadi ketika kita telah melalui bulan Ramadhan, kita belum termasuk
orang-orang yang istiqomah dalam bertaqwa. Tetapi jika kita mengaplikasikan
pendidikan di bulan Ramadhan pada bulan-bulan lainnya, dalam arti melakukan
ibadah sama intensnya ketika dibulan Ramadhan bahkan ditingkatkan, in syaa
Allah kita bisa termasuk ke dalam golongan orang-orang yang isqiqomah dalam
bertaqwa. Semoga kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan, dan dapat
memaksimalkan ibadah bulan tersebut.
Aamiin.
Wallahu a’lam bishowwab